SMART Scrolling Bijak Bermedia Sosial
16 March 2026
Editor : Rini Agustin
Design : Edward Lion
Podcaster : Najihan Sabiela
Narasumber : Agnes Monica Siagian
Publisher : Edward Lion
KM YLC : Almira Azharia Lumintang

Media sosial hadir untuk memudahkan komunikasi dan berbagi informasi. Seiring waktu, platform ini juga menjadi sumber hiburan, ruang menunjukkan pencapaian, hingga peluang penghasilan. Namun, di balik manfaatnya, media sosial juga dapat memicu stres, rasa insecure, bahkan kecanduan. 

Tanpa disadari, kita menghabiskan berjam-jam setiap hari untuk scrolling media sosial. Tapi, sudahkah kita memastikan waktu tersebut benar-benar bermanfaat? 

Kebiasaan scroll tanpa tujuan dapat menguras waktu dan fokus. Karena itu, sebelum membuka media sosial, tanyakan pada diri sendiri: apa yang saya cari? Apakah konten ini memberi nilai atau hanya distraksi? 

Gunakan waktu prime time, yaitu saat energi dan fokus sedang optimal untuk mengakses konten yang positif dan membangun, seperti belajar hal baru, meningkatkan keterampilan, atau mengikuti akun edukatif. Hindari doom scrolling, konten negatif, dan perdebatan yang tidak produktif. 

Semakin aktif di dunia digital, semakin banyak jejak yang kita tinggalkan, mulai dari unggahan, komentar, hingga data pribadi. Tanpa disadari, hal ini dapat membuka risiko keamanan digital, salah satunya doxing. 

Doxing adalah tindakan mencari dan menyebarluaskan informasi pribadi seseorang atau organisasi tanpa izin, yang dapat mengancam privasi dan keamanan. 

Karena itu, terapkan prinsip SMART dalam bermedia sosial: Safe, Meaningful, Aware, Responsible, dan Time Wise. 

Bijak bermedia sosial bukan berarti berhenti menggunakan teknologi, melainkan memastikan setiap aktivitas digital membawa manfaat, bukan risiko. 

Kategori :
IT Awareness